Pagi yang cerah,,,,seperti biasanya aku menunggu dia lewat di depan rumahku. Telah lama menunggu ternyata dia tidak datang pagi ini,aku juga tidak tau kenapa.

Tio itulah nama seseorang yang ku tunggu, dia seorang cowok tinggi, putih, tampan dan baik hati yang aku suka semenjak aku masih kelas 3 SMP. Aku kenal dia karena dia sering datang kesekolahku untuk menemui temannya.

Hari ini, hari pertama aku sekolah di SMU 1N Terpadu. Aku senang bisa bersekolah disana. Ternyata cowok itu juga bersekolah di sekolah yang sama denganku. Entah mulai dari mana, kami mulai dekat dan dia suka menceritakan kehidupannya padaku.

Suatu hari dia mengatakan padaku kalo dia termasuk orang yang suka mempermainkan perasaan perempuan. Dia punya 3 cewe(pacar), dan lebih parahnya lagi cewe-cewenya itu satu sekolah. Mendengar semua itu, ngga tau kenapa aku merasa marah sekali kepadanya, dan mengatakan kalo cewe itu bukan mainan yang bisa dimainkan sesuka hatinya, dan aku menyuruh dia memilih salah satu dari 3 pacarnya itu.

Ternyata setelah mendengar ocehanku hari itu, dia menyadari kesalahnya dan memang memutuskan untuk tidak memilih satu pun diantara 3 pacarnya. “ia,,,aku bakal memilih,,tapi yang aku pilih bukan salah satu dari mereka, melainkan kamu put,,,” mendengar semua itu aku kaget dan tanpa ku sadari aku juga bilang kalo aku suka padanya.

Mulai hari itu aku jadi bertambah dekat dengannya. Kemanapun aku pergi dia selalu menamaniku. Melihat kedekatan kami cewe-cewe yang pernah suka padanya jadi membenciku. Aku jadi merasa bersalah kepada mereka. Tapi aku harus berbuat apa,memang itu yang terbaik buat semuanya.

Hari ini tio menungguku di kantin sekolah karena dia mau mengantarku pulang. Setelah jam pelajaran usai aku langsung pergi menemui tio.

“hai,,,nunggunya kelamaan ia,,maaf ia tadi ada pelajaran tambahan,,,,”ujarku padanya. “ia nggak apa-apa kok,,,apa kita pulang sekarang????’’ia sekarang ja,kalo nggak mama bisa ngomel nggak jelas” jawabku.

Tio pergi mengambil motor dan langsung mengantarku pulang ke rumah,,,sampai dirumah aku mengajaknya masuk,tapi dia tidak mau karena malu sama orang tuaku. Dia langsung bebalik dan pergi meninggalkanku,,,hari itu aku merasa sangat senang.

Sejak hari itu dia selalu mengantarku pulang,sampai suatu hari mama melihatku diantar oleh tio,,”yang mengantar tadi tio ia..”mama menanyakan padaku.. ”ia..emangnya kenapa ma” aku balik bertanya kepada mama..

Mama langsung marah padaku, aku juga tidak tau kenapa dia marah,,,,lalu aku menanyakan apa yang membuat mama marah padaku,,”put,kamu pacaran ia ma tio” mama bertanya..mendengar petanyaan mama aku langsung kaget dan bingung mau jawab apa, lalu dengan muka yang sedikit malu-malu aku menjawab”nggak,,,siapa yang pacaran,,,”. “mama Cuma pengen bilang kalo kamu nggak boleh pacaran sama tio karena kalian bersaudara,,”.

Saat itu aku nggak tau harus berbuat apa karena sebenarnya aku sudah terlanjur suka dan sayang sama dia. Semenjak hari itu aku mulai belajar untuk menyayangi dia sebagai saudaraku bukan sebagai seorang yang aku harap bakal jadi cowoku,,,,

Hari ini tio mau mengantar aku pulang, tapi aku menolak karena aku lagi nggak ingin bertemu atau pun berbicara dengannya karena aku masih shock dengan perkatan mama yang kemaren. Dan semenjak saat itu aku agak menjauhi tio.

Mungkin tio heran dengan sikapku yang berubah terhadap dia,,,dia mulai mencari tau kepada teman-temanku. Dia menanyakan kepada lidya “ lid sebenarnya apa yang ada dipikiran putri,, mengapa sekarang dia menjauhi gw,,”. “gw juga nggak tau dia kenapa, tapi akhir-akhir ini dia emang agak aneh, nggak seperti biasanya”,,jawab lidya.

Setelah beberapa hari gw nggak ketemu sama tio,,, dia datang ke rumah bersama dua orang temannya,, Tanpa aku sangka ternyata dia mengutarakan perasannya padaku,, dia bilang kalo dia sayang padaku dan pengen aku jadi pacarnya,,,

“put, aku dah sayang banget sama kamu,, kamu mau nggak jadi pacarku,,”. Aku kaget dan bingung mau jawab apa,,, disatu sisi aku memang suka dan pengen dia jadi pacarku namun disisi lain dia adalah saudaraku yang berarti aku dan dia nggak boleh pacaran,,,

Setelah aku pikirkan,, aku memilih untuk jujur sama dia “Maaf ia yo bakannya aku nggak sayang dan nggak mau jadi cewe kamu,, tapi sebenarnya kita itu saudara dan itu berarti kita nggak boleh pacaran..”. mendengar jawabanku dia terlihat sangat sedih,,”jadi kamu nolak cintaku put???”. Dan aku hanya bisa minta maaf padanya. Dia hanya terdiam dan memilih untuk meninggalkanku tanpa kata-kata.

Mulai saat itu dia memilih untuk menjauhiku dan tidak ingin berhubungan lagi dengan itu. Beberapa minggu setelah kejadian itu dia pindah sekolah dan itu membuat kami semakin jauh dan tidak berkomunikasi sama sekali..

3 tahun telah berlalu,,sekarang aku telah berada di bangku perkuliahan,,, dalam selang waktu 3 tahun aku nggak pernah berkomunikasi sama sekali dengan tio,, suatu hari ketika aku sedang buka facebook,ku lihat ada dia dan aku langsung jadikan dia temanku.

Mulai saat itu aku dan dia kembali behubungan. Karna komunikasi dengan facebook tidak efektif maka tio minta no hpku..tanpa pikir panjang aku langsung memberikannya.Dan semenjak saat itu dia sering menghubungiku.

Nggak tau kenapa aku merasa kalo tio menyimpan perasaan yang sama seperti dulu dan nggak berubah sama sekali,,,, Namun aku nggak terlalu menghiraukan rasa itu,karena hanya akan menimbulkan kembali rasa sakit yang pernah dia rasakan saat aku tolak dia,karena keputusanku tetap sama nggak akan terima dia sebagai pacarku karena dia saudaraku…..

Malam ini tio bilang akan menelponku. Aku pun tak sabar menunggu telepon dari dia,karena aku kangen sama dia..

“hallo..malam put,,pa kabar????”.. “malam juga,,,aku baek,,kamunya gimana???”,,,kami saling tanya. Setelah lama berbicara tio mulai membicarakan kembali tentang perasaannya kepadaku dan begitupun dengan ku,,aku juga mengutarakan semua yang aku rasa saat aku dekat dengannya,,, kami terus berbicara sampai kami lelah,,, “sudah malam sekarang kamu tidur ia put,,,aku juga mau tidur..” “ia udah tapi kamu harus langsung tidur ia,,jangan kemana-mana lagi…”. Akhirnya kami mematikan teleponnya….

Keesokan harinya kebetulan mama menelponku,,,aku bilang semua yang dikatakan tio kepadaku,,dan aku bertanya kepada mama sebenarnya kenapa aku dan tio bersaudara..sebenarnya kami saudara dekat atau jauh,,, dan lagi-lagi mama bilang kalo aku dan dia nggak boleh pacaran karena aku dan dia bersaudara,nggak penting saudara dekat atau jauh sekalipun,,,

Karena masih ragu-ragu dengan semua ini aku bertanya kepada temanku,,aku menceritakan semua kejadian kepadanya,,,” jadi gitu ceritanya lit…menurut lo…gw harus gimana???”. Mendengar ceritaku lita langsung tertawa dan bilang kalo masalahku sama seperti sinetron,,,”lah,,cerita lo dah kayia sinetron ja put,,,pi kalo menurut gw sich,,mendingan lo nggak usah hiraukan perasaan yang seperti itu,,karena kata nyokap lo,kan kalian saudara jadi kalo lo pacaran ma dia bisa dosa,,,”… “bener juga sich lit,,ia dah klo gitu gw bakal bilang kalo gw tetap nggak bisa terima dia..”,,,,

Setelah mendengarkan pendapat lita,,aku memutuskan untuk tidak akan menerima tio,,,dan akan mempertahankan hubungan kami sebagai saudara bukan sebagai sepasang kekasih,,,

Malam ini tio kembali menelepon ku,,, Walaupun berat namun aku harus mengatakan kepada tio kalo aku nggak bisa menerima dia menjadi pacarku,,,,

“Yo,,,aku minta maaf kalo aku mengecewakan kamu untuk yang kedua kalinya,namun ini aku lakukan demi kita juga,aku harap kamu bisa mengerti dengan keadaan kita,,”.

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini tio mau menerima keputusanku “ kalo memang itu yang kamu rasa terbaik buat kita,,,aku akan menerima keputusan kamu,,namun aku nggak janji kalo aku bisa membuang rasa yang telah ada ini,,,”…tio menjelaskan padaku,,,

Setelah percakapan malam itu, aku dan tio tidak pernah membahas masalah itu lagi. Kami menganggap semua itu hanya akan jadi kenangan yang lucu bagi kami,,sekarang kami menjalani kesibukan masing-masing dan tetap menjalin komunikassi yang baik sebagai saudara……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s